Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital Bisnis Entertainment: Pemilik F&B Mulai Lirik Konsep Hybrid Karaoke dan Resto

Dari BINUS @Bekasi ke Australia, Fidel Temukan Kemandirian Lewat Study Abroad

Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Terkini»Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi
Terkini

Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi

vritimesBy vritimesAgustus 31, 2026 10:05 pm014 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Industri retail Indonesia terus mengalami perubahan besar. Saat ini, memenangkan hati pelanggan tidak lagi hanya bergantung pada produk, harga, atau kemudahan transaksi, tetapi juga bagaimana sebuah brand mampu menciptakan pengalaman yang meaningful di sepanjang customer journey.

Dalam Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026, Yulia Saksen, Director of Creativeans dan international brand consultant, membagikan perspektifnya mengenai masa depan customer experience melalui marketing workshop pertama dalam sejarah IRSE dengan tema:

“Beyond Transaction: Designing a Unified Customer Experience.”

Perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan brand. Dengan lebih dari 212 juta pengguna internet di Indonesia pada 2025, atau sekitar 74% penetrasi internet, konsumen kini berinteraksi dengan brand melalui berbagai touchpoint, mulai dari marketplace, social media, hingga pengalaman langsung di physical retail environment.

Perubahan ini mendorong bisnis untuk melihat kembali bagaimana mereka membangun hubungan dengan pelanggan. Setiap interaksi, sekecil apa pun, turut membentuk bagaimana konsumen melihat, merasakan, dan terhubung dengan sebuah brand.

Sebagai bagian dari IRSE 2026 yang mengusung tema “Rethinking Retail: The Future is Customer-Led,” Yulia menekankan pentingnya memahami pelanggan lebih dari sekadar transaksi. Menurutnya, bisnis perlu menciptakan pengalaman yang konsisten, relevan, dan terhubung di setiap touchpoint.Dalam workshop tersebut, Yulia memperkenalkan STAMP™ Methodology, sebuah framework yang ia kembangkan untuk membantu bisnis memahami di mana letak peluang dan tantangan mereka sebelum menentukan strategic direction yang tepat.

Alih-alih langsung mencari solusi, STAMP™ mengajak bisnis untuk terlebih dahulu memahami situasi yang sebenarnya, mulai dari kebutuhan customer, market opportunities, brand positioning, hingga experience gaps, sehingga strategi yang dibangun dapat menjawab kebutuhan yang paling relevan.

“Banyak bisnis langsung fokus mencari solusi dengan cepat. Padahal, langkah pertama adalah memahami terlebih dahulu peluang yang sebenarnya dan menentukan area mana yang perlu mengalami perubahan. Ketika bisnis lebih memahami customer mereka, mereka dapat menciptakan experience yang lebih meaningful dan impactful,” ujar Yulia Saksen.

Melalui diskusi interaktif dan implementasi praktis, para peserta mendapatkan insight mengenai bagaimana customer-centric thinking dapat diterapkan untuk memperkuat brand experience, meningkatkan engagement dengan pelanggan, dan mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Workshop ini mendapatkan respons positif dari para peserta, salah satunya Sonny, Co-Founder Furniseti, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang interior dan renovation contractor.

“Workshop ini sangat insightful dan memberikan banyak pembelajaran baru bagi kami. Melalui STAMP™ Methodology yang dibagikan oleh Yulia, kami semakin memahami pentingnya mengenali customer dan mengidentifikasi tantangan bisnis sebelum menentukan strategi yang tepat. Yulia selalu membawa perspektif dan pendekatan baru yang membantu bisnis untuk terus berkembang, maju, dan mencapai kesuksesan yang lebih besar.”

Di akhir sesi, Yulia juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan complimentary brand consultation, sehingga mereka dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai peluang pengembangan brand dan customer experience mereka.

Partisipasi Yulia Saksen dalam Indonesia Retail Summit & Expo 2026 menunjukkan semakin pentingnya customer experience sebagai strategic business priority. Di tengah perubahan ekspektasi konsumen, brand yang mampu memahami customer secara lebih mendalam akan memiliki peluang lebih besar untuk membangun hubungan yang kuat dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Tentang Creativeans
Yulia Saksen merupakan Co-Founder dan Director Creativeans, sebuah branding and design consultancy yang membantu organisasi membangun brand melalui strategi, desain, dan inovasi.

Sebagai brand consultant dan pembicara internasional, Yulia telah berbagi wawasan mengenai branding, customer experience, dan business innovation kepada berbagai organisasi dan komunitas bisnis di Asia dan Eropa.

Melalui pendekatan yang menggabungkan strategi brand, pemahaman pelanggan, dan inovasi bisnis, Yulia membantu perusahaan menciptakan brand yang lebih relevan, kompetitif, dan memiliki dampak jangka panjang.

Untuk terus mendapatkan insight terbaru dari Yulia Saksen mengenai branding, innovation, dan customer experience, Anda dapat mengikutinya melalui LinkedIn Yulia Saksen serta Instagram @yuliasaksen.

Anda juga dapat melihat lebih banyak berbagai proyek yang telah Yulia kerjakan dan pendekatan strategis yang dikembangkan melalui www.creativeans.com

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSelama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit
Next Article Pelindo Sinergi Lokaseva Lanjutkan Komitmen Pendidikan melalui Beasiswa Pelindo Juara bagi Generasi
vritimes

Related Posts

Transformasi Digital Bisnis Entertainment: Pemilik F&B Mulai Lirik Konsep Hybrid Karaoke dan Resto

Oktober 22, 2026 5:08 pm

Dari BINUS @Bekasi ke Australia, Fidel Temukan Kemandirian Lewat Study Abroad

Oktober 22, 2026 5:02 pm

Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

Oktober 22, 2026 4:54 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm54 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm40 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm34 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.