Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

IPCC Catat Kenaikan Trafik, Terminal Satelit Perkuat Operasional

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta

SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Terkini»SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK
Terkini

SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK

vritimesBy vritimesSeptember 29, 2026 10:55 am003 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda bersama Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sosialisasi dan Coaching Clinic Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) Wilayah Kalimantan Timur di Samarinda. Kegiatan yang diikuti oleh 45 perusahaan industri kimia ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku industri dalam menerapkan sistem P2KDBK guna mendukung keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan usaha.

Pgs. Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda, Ibnu Pandu Bintang Pamungkas menegaskan bahwa penerapan P2KDBK merupakan langkah penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan industri.

“Kami memandang kegiatan ini bukan hanya sebagai forum sosialisasi regulasi, tetapi juga sebagai ruang dialog dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga verifikasi untuk membangun pemahaman yang sama mengenai implementasi P2KDBK di lapangan. Kami berharap perusahaan tidak hanya memahami apa yang harus dipenuhi, tetapi juga memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana mempersiapkan dan mengimplementasikannya sesuai dengan kondisi masing-masing perusahaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ibnu Pandu Bintang Pamungkas berharap PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan pelaku industri dalam mewujudkan lingkungan industri yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, implementasi P2KDBK juga diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan, melindungi lingkungan, serta mendukung keberlangsungan operasional industri di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur, Heni Purwaningsih menyampaikan bahwa pertumbuhan industri di Kalimantan Timur harus berjalan seiring dengan penguatan aspek keselamatan dan pengelolaan risiko.

“Kalimantan Timur terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. Oleh karena itu, kesiapan perusahaan dalam mengelola risiko bahan kimia menjadi hal yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, kami berharap perusahaan dapat semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan, memperkuat sistem tanggap darurat, serta meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, masyarakat, dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya,” tuturnya.

Pada sesi sosialisasi, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian, Rizky Aditya Wijaya, menyampaikan bahwa penerapan P2KDBK menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong industri yang lebih tertib, patuh, dan berdaya saing.

“P2KDBK bukan sekadar dokumen yang harus dimiliki perusahaan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan industri dalam mengelola risiko bahan kimia. Melalui penerapan yang baik, perusahaan dapat meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, lingkungan, serta menjaga keberlangsungan operasional usaha,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Project Manager SBU Perdagangan, Industri, Kelautan PT SUCOFINDO (PERSERO), Ahmedi Ershad turut memaparkan peran PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam mendukung implementasi P2KDBK melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC).

“SUCOFINDO memberikan dukungan kepada pelaku industri melalui layanan verifikasi dokumen dan lapangan, evaluasi kesiapan sistem tanggap darurat, serta sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman mengenai tata cara penyusunan dokumen, mekanisme verifikasi, urgensi penerapan P2KDBK, hingga tahapan penerbitan perizinan berbasis risiko yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Langkah ini penting untuk membantu perusahaan memenuhi kewajiban sebelum batas waktu pemenuhan yang ditetapkan pemerintah pada 30 November 2026,” paparnya.

Selain sesi sosialisasi, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic yang memungkinkan konsultasi secara langsung terkait penyusunan dokumen, identifikasi risiko, kesiapan tanggap darurat, hingga proses verifikasi dan sertifikasi P2KDBK. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu perusahaan menyusun langkah yang tepat dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleMasuk Top Broker ICDX, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading Populer di Indonesia
Next Article Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta
vritimes

Related Posts

IPCC Catat Kenaikan Trafik, Terminal Satelit Perkuat Operasional

September 29, 2026 2:58 pm

Cara Merawat Kucing Kampung agar Sehat, Aktif dan Gemuk

September 29, 2026 7:54 am

Gerak Cepat, PTPN Group melalui PTPN IV Regional 2 Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Puting Beliung

September 28, 2026 4:44 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm29 Views

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm25 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm23 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.