Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Apple Umumkan Acara 28 Oktober, MacBook Pro Layar Sentuh Jadi Sorotan

Mendorong BUMD Naik Kelas, IIRC Hadirkan BUMD Scale Up Summit 2026

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Terkini»Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara
Terkini

Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara

vritimesBy vritimesSeptember 9, 2026 9:19 am043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Alih-alih iklan, Sanct memilih bercerita. Platform personal networking asal Indonesia ini merilis dua film pendek berdurasi satu menit di kanal YouTube resminya, menceritakan perjalanan Clarissa pulang di dalam bus, mampir ke food court, sampai tiba di rumah dan menghabiskan waktu bersama orang tuanya di meja makan.

Episode pertama lahir dari kisah nyata seorang pengguna beta, dibagikan dengan izinnya. Di film itu, Clarissa tidak bilang apa-apa ke siapa pun tentang harinya yang berat. Yang ia bagikan di Sanct hanya sebuah lagu. Tapi di lingkaran yang isinya cuma orang terdekat, hal sekecil itu cukup: sahabatnya tahu ada yang tidak beres, dan mereka datang untuk menghibur.

Episode kedua berlangsung di sore yang sama dan dimulai dari pertanyaan paling biasa: Clarissa membuka grup keluarga di Sanct dan bertanya orang tuanya mau makan apa malam ini. Kakaknya, Keisha, yang tinggal di Singapura, ikut membalas satu kalimat: “Aku kangen ayam goreng dekat rumah kita.” Ketika Clarissa check-in di warung langganan mereka, dan bertanya: “Come back soon?” Keisha menjawab hanya satu kata, “Soon”, dengan sebuah hati. Sebuah pertanyaan tentang makan malam berubah menjadi janji untuk pulang.

Dua cerita, satu pesan: yang jauh tetap dekat, yang dekat terasa makin dekat, dan saat kalian sedang tidak baik-baik saja, teman kalian akan langsung mendukung kalian.

Berteman harus bertemu langsung

Yang membuat Sanct berbeda bukan hanya fiturnya, melainkan pendekatan untuk bisa berteman. Di Sanct, teman hanya bisa ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Tidak bisa mencari nama orang asing yang tidak kenal. Akibatnya, lingkaran setiap pengguna hanya berisi orang yang benar-benar dikenal — dan momen yang dibagikan hanya sampai ke lingkaran terdekat saja.

Fitur-fitur yang tampil di kedua film adalah fitur yang sudah berjalan di closed beta: grup obrolan untuk keluarga dan sahabat dekat dengan reaksi dan balasan, check-in di lokasi nyata yang hanya terlihat oleh lingkaran, komentar berupa stiker, lagu, atau foto, serta Sancty — karakter kecil di dalam Sanct yang menyapa pengguna di momen-momen tertentu, misalnya mengingatkan makan malam.

Pertumbuhan pengguna dan rencana ke depannya

Sanct membuka closed beta pada 23 Agustus di Car Free Day kawasan Senayan; 147 orang mendaftar di hari pertama. Sepekan kemudian gelombang undangan pertama rampung dengan lebih dari 150 pengguna aktif, sementara lebih dari 1.600 orang masih menunggu di daftar tunggu. Sanct tengah mempersiapkan untuk hadir secara bertahap di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sanct akan berjalan dengan model freemium: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional akan menyusul setelah peluncuran.

“Kami harap lewat dua teaser ini pesannya sampai,” ujar Sion Abednego, pendiri Sanct. “Semua orang berhak punya waktu berkualitas dengan orang-orang terdekatnya. Sanct hanya jembatannya: yang jauh di mata tetap dekat di hati, dan yang sudah dekat jadi makin dekat. Dan yang paling penting, saat kalian sedang tidak baik-baik saja, teman kalian akan langsung mendukung kalian.”

Pendaftaran closed beta batch kedua masih dibuka untuk siapa pun yang ingin mencoba lebih dulu, melalui https://sanct.social

Tentang Sanct Social
Sanct Social adalah platform personal networking — sosial media privat untuk sahabat dekat dan keluarga. Sanct dibangun dengan privasi sebagai fondasinya untuk menjaga percakapan dan momen penggunanya tetap privat dan aman.

Di Sanct, teman hanya bisa ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR, sehingga lingkaran tiap pengguna hanya berisi orang yang benar-benar dikenalnya. Pengguna ditemani Sancty, panda lucu yang menjadi maskot sekaligus teman harian di Sanct.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran closed beta: https://sanct.social

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleLRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik
Next Article Dari Stasiun hingga Dalam Kereta, Pengawasan LRT Jabodebek Berjalan 24 Jam
vritimes

Related Posts

Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Oktober 26, 2026 8:30 am

Apple Umumkan Acara 28 Oktober, MacBook Pro Layar Sentuh Jadi Sorotan

Oktober 26, 2026 8:30 am

Mendorong BUMD Naik Kelas, IIRC Hadirkan BUMD Scale Up Summit 2026

Oktober 26, 2026 8:29 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm65 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm44 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm39 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.