Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

neobank Plus Resmi Hadir: PLUS Gratisnya, PLUS Diskonnya, PLUS Bunganya

RUU SDI Atur Penguatan Kedaulatan Data Nasional

Pasar Motor Tetap Prospektif, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Motor Baru

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan
Technology

Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan

vritimesBy vritimesOktober 11, 2026 7:46 pm003 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yayasan Al Qohhar kembali menggelar pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu binaan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Qohhar, Sawangan, Depok, pada Minggu (4/10/2026) dihadiri Pembina Yayasan H. Robert Nitiyudo Wachjo beserta keluarga, Ketua Yayasan Kartono Warigogung, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, dan undangan.

Pertemuan dihadiri sekitar 865 anak yatim dan 367 yatim piatu binaan. Agenda tidak hanya penyerahan santunan, tetapi juga tausiah, silaturahmi, serta arena bermain dan hiburan untuk anak-anak.

Dalam tausiahnya, H. Robert berpesan agar anak-anak senantiasa berdzikir dan bersyukur kepada Allah SWT. Menurutnya, dzikir dan syukur adalah kunci keberkahan hidup sebagai hamba Allah.

“Perhatian kepada anak-anak ini adalah bentuk kecintaan dan upaya meneruskan amanat guru kami,” ujar H. Robert.

Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui santunan bulanan, tetapi juga pendampingan kesehatan hingga tuntas. Salah satunya Wildan, anak binaan yang hampir buta akibat gangguan penglihatan, yang diberangkatkan berobat ke Singapura hingga dapat melihat kembali. Ada pula anak binaan pengidap kanker darah yang sempat lumpuh dan kini berangsur membaik hingga bisa berjalan.

Untuk mendukung layanan kesehatan, Yayasan Al Qohhar menyiapkan dokter berpengalaman, klinik dokter umum dan dokter gigi, kunjungan rutin psikolog dan tenaga medis, serta akses ke rumah sakit spesialis. H. Robert juga merencanakan pembangunan rumah sakit agar penanganan anak-anak binaan lebih efisien.

Ketua Yayasan Al Qohhar, Kartono Warigogung, menegaskan bahwa pendampingan tidak berhenti pada santunan.

“Dari awal amanatnya memang untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu. Jadi bukan hanya soal memberikan santunan. Anak-anak ini punya banyak kebutuhan. Pendidikan, kesehatan, makanan, tempat tinggal, semuanya harus diperhatikan,” kata Kartono.

Yayasan yang berdiri resmi pada 9 Juli 2003 ini bermula dari majelis ta’lim. Setelah guru H. Robert wafat, amanat untuk mengurus yatim dan lansia terus dijalankan. Selama 23 tahun, yayasan berkembang menjadi lembaga sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan. Saat ini mendampingi lebih dari 1.200 anak binaan.

Bantuan pendidikan meliputi beasiswa, kebutuhan sekolah, renovasi rumah, hingga fasilitas pendukung seperti laptop, handphone, sepeda listrik, dan sepeda motor yang bisa diajukan sesuai kebutuhan. Pembinaan bakat meliputi les Bahasa Inggris, jujutsu, renang, serta kerja sama dengan Universitas Binawan dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Lampung.

Kehadiran yayasan dirasakan personal oleh anak-anak. Anaya Syakira Abimanyu (12), siswi SMP Dharma Karya UT Pamulang, binaan sejak 2024, mengaku merasakan sosok ayah pada diri H. Robert.

“Ayah Robert sangat baik dan benar-benar menjadi sosok ayah bagi kami. Banyak mengajarkan hal-hal positif dan selalu support untuk kehidupan sehari-hari, HP, laptop, sepeda listrik, kasur, bahkan les bahasa Inggris di EF,” ujar Anaya.

Zahra (16), siswi SMAN 10 Depok, dan Mitsuhana Kazuko Minakoshi, siswi SMA Alhasra binaan sejak 2022, juga merasakan hal serupa. Santunan bulanan dan bantuan motor sangat membantu aktivitas sekolah. Mitsuhana kini bercita-cita kuliah di IPB dengan dukungan yayasan.

“Pak Haji ingin anak-anak ini mendapatkan apa yang memang mereka butuhkan. Kalau ada yang sekolah, kita pikirkan sekolahnya. Kalau ada yang sakit, kita pikirkan pengobatannya,” tutup Kartono.

Selain anak yatim, Yayasan Al Qohhar juga rutin menyalurkan sembako untuk lansia.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePorsi Tabungan Konsumen Menurun, Financial Consultant Dhiraj Kelly Soroti Pentingnya Evaluasi Ketahanan Keuangan Rumah Tangga
Next Article Pasar Motor Tetap Prospektif, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Motor Baru
vritimes

Related Posts

neobank Plus Resmi Hadir: PLUS Gratisnya, PLUS Diskonnya, PLUS Bunganya

Oktober 11, 2026 8:56 pm

RUU SDI Atur Penguatan Kedaulatan Data Nasional

Oktober 11, 2026 8:41 pm

Pasar Motor Tetap Prospektif, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Motor Baru

Oktober 11, 2026 8:17 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm38 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm34 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm28 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.