Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?

DJI Dock 4 Hadir di Indonesia: Operasi Drone Otomatis Tanpa Jeda Pengisian Daya

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen
Technology

Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen

vritimesBy vritimesSeptember 14, 2026 6:19 pm043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyusunan dan Pemaparan Rencana Kerja Tim Pemantauan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah yang berlangsung pada 4 hingga 6 September 2026 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara.

Agenda strategis ini digelar dalam rangka pemantauan, pengawalan, dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah guna mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029.

Rapat kerja lintas kementerian dan lembaga ini dibuka dengan arahan langsung dari Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., serta menghadirkan jajaran narasumber dan pemapar kunci:

– Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri

– Teni Widuriyanti – Sekretaris Kementerian PPN / Sestama Bappenas

– Moh Edy Mahmud – Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS)

– Ir. Medrilzam, M.Prof.Rcon., Ph.D. – Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas

Pendekatan Penyelesaian Masalah dan Penyusunan Rencana Kerja Wilayah

Sekretaris Jenderal Kemendagri menegaskan pentingnya pergeseran pendekatan dari sekadar pemantauan administratif (compliance-oriented) menjadi pendekatan penyelesaian masalah secara konkret (problem-solving oriented). Pada sesi teknis, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Kemendagri, Dr. T.R Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi menyampaikan penjelasan teknis kegiatan dan pembagian wilayah kerja tim pemantauan. Forum ini membedah secara rinci angka pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten/kota serta merumuskan aksi nyata bagi Pemerintah Daerah.

Guna memastikan pengawalan berjalan efektif di seluruh Indonesia, rapat kerja membagi pembahasan ke dalam kelompok wilayah provinsi per pulau. Seluruh jajaran Pejabat Eselon I Kemendagri ditugaskan sebagai penanggung jawab untuk mengordinasikan penyusunan dan pemaparan Rencana Kerja Masing-Masing Provinsi.

Aksi Konkret dan Penguatan Indikator Dini

Dalam diskusi panel, Kemendagri bersama Bappenas, BPS, dan Kementerian Investasi/BKPM menyelaraskan indikator penilaian pertumbuhan ekonomi daerah:

– Penggunaan Deteksi Dini (Early Warning Indicator): Menerapkan sistem peringatan dini bulanan dari BPS untuk membaca sinyal dinamika ekonomi daerah secara real-time.

– Percepatan Investasi dan Perizinan: Mengurai hambatan perizinan di daerah serta mengoptimalkan potensi investasi guna mendorong kemudahan berusaha.

– Sembilan Langkah Strategis Pemda: Mendorong daerah mempercepat realisasi APBD, proyek infrastruktur, pengendalian harga bahan pokok, perluasan lapangan kerja, hingga peningkatan output industri dan sektor primari.

Rangkaian kegiatan selama tiga hari ini akan diakhiri dengan pembulatan hasil rapat serta penutupan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri pada Minggu, 6 September 2026, untuk memastikan seluruh provinsi memiliki rencana aksi yang terukur, tepat waktu, dan berorientasi pada hasil (no issue without owner, no owner without deadline).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleJelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil
Next Article Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya
vritimes

Related Posts

Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas

Oktober 16, 2026 12:36 pm

Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Oktober 16, 2026 11:42 am

Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan

Oktober 16, 2026 11:00 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm49 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm38 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm32 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.