Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Hilirisasi Nikel di Sulawalesi Potensi Dorong Ekonomi Lokal Tangguh
Technology

Hilirisasi Nikel di Sulawalesi Potensi Dorong Ekonomi Lokal Tangguh

vritimesBy vritimesJuli 30, 2026 7:09 pm012 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Hilirisasi nikel dinilai akan mampu menciptakan nilai tambah melalui peningkatan produksi hasil tambang, sekaligus berdampak langsung dalam mendorong ketangguhan ekonomi lokal yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Salah satu proyek yang tengah dikembangkan adalah fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini diamanatkan kepada PT Vale Indonesia Tbk (INCO), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID.

Pengamat Lingkungan Irwan Ridwan mengatakan proyek hilirisasi seperti HPAL pada dasarnya juga dirancang untuk meningkatkan ekonomi lokal. Menurutnya, aspek tersebut umumnya telah dibahas dalam tahap pra-studi kelayakan (pre-feasibility study/Pra-FS) hingga studi kelayakan (feasibility study/FS) menjadi bagian dari untuk mendorong ketangguhan ekonomi nasional dan ekonomi lokal.

“Seharusnya akan memberi pengaruh (positif) terhadap ekonomi lokal dan (peningkatan) kualitas sosial masyarakat dan ini sdh dibahas dalam Pra-FS dan FS suatu proyek investasi,” ungkap Irwan.

Dia berharap bahwa peningkatan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas sosial masyarakat dijalankan sesuai komitmen saat operasional berjalan, bukan hanya sekadar sebagai formalitas untuk memenuhi kewajiban.

Diketahui, proyek HPAL Sambalagi merupakan bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali yang masuk dalam proyek strategis nasional untuk mempercepat hilirisasi mineral di Indonesia.

Proyek tersebut memiliki nilai investasi mencapai US$2 miliar dan diharapkan memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) nasional melalui pengolahan nikel bernilai tambah tinggi.

Inisiatif Anggota Grup MIND ID ini akan mampu mendorong multiplier effect yang sangat besar terhadap pembangunan ekonomi nasional sekaligus sosial masyarakat sekitar daerah operasionalnya di Sulawesi.

Setali tiga uang, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, mengapresiasi pengembangan kawasan industri yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, pendekatan inklusif ini penting untuk memastikan manfaat investasi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat setempat.

“Kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM lokal serta keterbukaan terhadap fasilitas publik menjadi model pembangunan kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan bagi Sulawesi Tengah,” kata Reny.

Dampak positif program hilirisasi nikel tersebut tecermin pada kinerja perekonomian daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tengah pada Triwulan I-2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,32 persen secara tahunan (year-on-year).

Dari sisi produksi, pendorong utama pertumbuhan tersebut berasal dari lapangan usaha Industri Pengolahan yang mengalami pertumbuhan tertinggi mencapai 15,09 persen.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleCari Mobil Bekas Berkualitas? BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo OLXMobbi Dumai
Next Article Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
vritimes

Related Posts

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

September 20, 2026 12:42 pm

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

September 20, 2026 12:23 pm

ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS

September 20, 2026 11:58 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm29 Views

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm25 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm23 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.