Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026

Helm Kuning dan Petualangan Tambang, Hari Pertama Junior Miners Fun Fest 2026 Disambut Antusias

BRI Finance Sambut Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Optimistis Pembiayaan EV Terus Tumbuh

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
asiapost.id
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia
Terkini

Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia

vritimesBy vritimesJuli 6, 2026 11:45 am003 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli mendatang.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga mengatakan kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dubes India saat pertemuan berlangsung.

“Kita menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Bapak Sandeep,” kata Ravindra usai pertemuan.

Menurut dia, pihak India membawa kabar positif terkait hubungan bilateral kedua negara.

“Beliau menyampaikan berita baik bahwa Perdana Menteri India, Narendra Modi, akan hadir di Indonesia,” ujarnya.

Ravindra menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Republik India di New Delhi pada Januari 2025.

“Sebagai kunjungan balasan atas kunjungan Pak Prabowo di Januari 2025,” katanya.

Kerja Sama Strategis Jadi Agenda Utama

Selain membahas kunjungan Modi, kedua pihak juga mendiskusikan sejumlah sektor yang selama ini menjadi fokus hubungan Indonesia dan India.

Ravindra mengatakan India menunjukkan ketertarikan terhadap kerja sama di bidang kebudayaan, termasuk pelestarian situs bersejarah di Indonesia.

“Mereka ingin melihat cultural heritage seperti Candi Prambanan,” ujarnya.

Tak hanya itu, peluang kerja sama di bidang konservasi dan revitalisasi juga turut dibahas.

“Mereka ingin membantu untuk revitalisasi misalnya,” katanya.

Pembahasan juga mencakup sejumlah sektor strategis lain yang selama ini telah menjadi agenda bersama kedua negara.

“Kemudian kerja sama-kerja sama yang sebelumnya telah dibahas di bidang ekonomi, bidang energi, dan bidang maritim,” kata Ravindra.

Koridor Andaman–Aceh Masuk Pembahasan

Pengembangan konektivitas maritim antara Kepulauan Andaman dan Nikobar dengan Aceh turut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Sebagai contoh sedikit bagaimana pengembangan strategis koridor antara Andaman, Nicobar dan Aceh,” ujar Ravindra.

Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di dekat Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

“Karena itu merupakan shipping lane yang dekat dengan Malacca Strait,” katanya.

Menurutnya, penguatan konektivitas maritim dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara.

“Bagaimana pengembangan koridor maritim tersebut untuk mendorong pertumbuhan pendapatan bilateral misalnya,” lanjutnya.

Modi Dijadwalkan Berpidato di Parlemen

Rangkaian kunjungan Narendra Modi nantinya diperkirakan tidak hanya mencakup agenda bersama pemerintah Indonesia, tetapi juga kegiatan di lingkungan parlemen.

“Kunjungan ini akan dilaksanakan pada eksekutif pertama-tama, kemudian akan dilanjutkan dengan sesi pidato di parlemen bersama anggota DPR, DPD, dan juga komunitas hubungan internasional,” kata Ravindra.

Jika terlaksana, kunjungan Narendra Modi akan menjadi salah satu agenda diplomatik paling penting dalam hubungan Indonesia dan India dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperkuat kerja sama ekonomi dan maritim, kunjungan tersebut juga diharapkan membuka babak baru kemitraan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleLibur Panjang Waisak dan Idul Adha 2026, KAI Bandara Layani Lebih dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara
Next Article BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo Mobil Bekas Berkualitas Bersama OLXMobbi di Dumai
vritimes

Related Posts

TMG Hotel Tebet Gelar “Blooming Day” Workshop Bersama Rose_Dazzley

Juli 8, 2026 2:41 pm

Cara Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha agar Bisnis Lebih Tertata

Juli 8, 2026 12:58 pm

Industri Global dan Lokal Memberikan Dukungan Kuat pada Automechanika Jakarta

Juli 8, 2026 12:40 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Sajiva Residence Apresiasi Dukungan PLN Gunung Putri dalam Mendukung Kesiapan Hunian Subsidi Siap Huni di Citeureup

Juni 19, 2026 11:46 am7 Views

Perkuat Kompetensi SDM, PTPN IV Regional VII Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen

Juni 23, 2026 2:38 pm6 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm6 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.