Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Konsisten Jalankan Penghijauan bersama Pelanggan, WSBP Tanam Lebih Dari 2 Ribu Pohon Sepanjang Semester I 2026

Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri

Kemendagri Percepat Penyusunan Permendagri ITKPDN Sebelum Oktober 2026

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
asiapost.id
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
You are at:Home»Technology»Bolehkah Bayi Pakai Sunscreen Dewasa? Ini Jawaban dan Bedanya
Technology

Bolehkah Bayi Pakai Sunscreen Dewasa? Ini Jawaban dan Bedanya

vritimesBy vritimesAgustus 2, 2026 10:33 am012 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Karena praktis, sebagian orang tua tergoda memakaikan sunscreen dewasa pada bayi. Berikut pertanyaan yang sering muncul beserta jawabannya.

Bolehkah bayi memakai sunscreen dewasa?

Sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan. Sunscreen dewasa umumnya dirancang untuk kulit yang lebih tebal dan matang, serta bisa mengandung parfum, alkohol, atau bahan lain yang kurang ideal untuk kulit bayi yang tipis dan sensitif.

Apa beda utamanya dengan sunscreen bayi?

Sunscreen yang diformulasikan untuk bayi cenderung lebih lembut dan sering ditambah bahan menenangkan untuk mengurangi risiko iritasi.

Mulai usia berapa bayi boleh memakai sunscreen?

Umumnya mulai usia 6 bulan ke atas. Untuk bayi di bawah 6 bulan, andalkan naungan, pakaian tertutup, dan topi — bukan sunscreen — sesuai anjuran IDAI dan American Academy of Pediatrics.

Apa contoh sunscreen yang memang ditujukan untuk bayi?

Salah satunya CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly: ber-SPF 35 PA++ dengan filter UV kimia yang larut air (Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid + Bisdisulizole Disodium, tanpa filter mineral), sehingga teksturnya jelly ringan, meresap tanpa meninggalkan white cast. Formulanya juga diperkaya Centella Asiatica, Lotus Extract, Gentiana Scabra Root, Allantoin, dan Hyaluronic Acid untuk membantu menenangkan dan melembapkan. Produk ini terdaftar BPOM NA18261700716.

Bagaimana cara pakai yang benar?

Lakukan patch test sebelum pemakaian pertama. Oleskan 15–30 menit sebelum keluar, lalu ulangi tiap 2 jam atau setelah berkeringat/terkena air.

Kesimpulannya, memilih produk yang memang ditujukan untuk bayi lebih bijak daripada memakai sunscreen dewasa. Sunscreen membantu mengurangi paparan UV, bukan mengobati; jika muncul kemerahan atau iritasi, hentikan dan konsultasikan ke dokter.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleDari Operasional hingga Layanan Pelanggan, KAI Logistik Hadirkan Logistik yang Lebih Ramah Lingkungan
Next Article Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
vritimes

Related Posts

Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri

Agustus 3, 2026 2:56 pm

Memilih Pelembap Bayi untuk Cuaca Tropis: Kenapa Tekstur Menentukan Kenyamanan

Agustus 3, 2026 10:34 am

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Agustus 3, 2026 10:09 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

BRI Group Distribusikan Lebih dari 5000 Hewan Kurban di Indonesia

Juni 3, 2026 4:42 pm10 Views

Sajiva Residence Apresiasi Dukungan PLN Gunung Putri dalam Mendukung Kesiapan Hunian Subsidi Siap Huni di Citeureup

Juni 19, 2026 11:46 am9 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm9 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.