Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?

Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral

Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US$104,84 Jadi Perhatian

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US$104,84 Jadi Perhatian
Technology

Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US$104,84 Jadi Perhatian

vritimesBy vritimesNovember 6, 2026 12:32 pm004 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari Senin (2/11/26) setelah mengalami kesulitan menembus area resistance utama. Meskipun risiko geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor pendukung harga, munculnya harapan meredanya konflik melalui jalur diplomasi dapat mengurangi kekhawatiran terhadap pasokan minyak global. Kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut membuat arah pergerakan WTI perlu dicermati dengan hati-hati.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit melihat adanya indikasi pelemahan momentum kenaikan minyak pada timeframe empat jam (H4). Harga WTI sebelumnya berupaya menembus zona resistance kuat di US$103,31–US$104,84, tetapi belum berhasil melewati area tersebut. Kegagalan ini mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai menghadapi hambatan dan membuka peluang bagi harga untuk memasuki fase koreksi.

Salah satu sinyal yang menjadi perhatian Dupoin Futures adalah terbentuknya pola Rising Wedge. Pola teknikal tersebut ditandai oleh pergerakan harga yang cenderung naik di dalam rentang yang semakin menyempit. Dalam situasi tertentu, pola ini dapat menunjukkan bahwa momentum bullish mulai kehilangan kekuatan dan meningkatkan risiko pembalikan arah menuju tren bearish.

Indikasi pelemahan tersebut diperkuat oleh indikator Stochastic yang memperlihatkan Bearish Divergence. Sinyal ini menunjukkan adanya perbedaan antara arah pergerakan harga dan momentum, yang dapat mengisyaratkan berkurangnya kekuatan kenaikan. Menurut analisis Dupoin Futures, kombinasi Rising Wedge dan Bearish Divergence meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bertambahnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Selama WTI belum mampu menembus resistance US$103,31–US$104,84, peluang berlanjutnya koreksi masih terbuka. Area tersebut menjadi batas teknikal penting untuk menilai apakah pembeli mampu mengembalikan momentum kenaikan atau justru tekanan jual semakin dominan. Apabila harga berhasil menembus resistance dengan dukungan momentum yang lebih kuat, skenario koreksi perlu dievaluasi kembali berdasarkan perkembangan pergerakan selanjutnya.

Dari sisi fundamental, rangkuman Reuters menunjukkan bahwa pasar minyak masih dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Potensi gangguan distribusi minyak akibat konflik di kawasan tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan global. Risiko ini berpotensi mempertahankan premi geopolitik dan memberikan dukungan bagi harga minyak mentah.

Namun, perkembangan diplomasi turut menciptakan tekanan yang berlawanan. Pembicaraan antara Iran dan Qatar meningkatkan harapan pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan untuk meredakan konflik. Jika upaya diplomatik menghasilkan perkembangan positif, kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dapat berkurang dan mendorong pelaku pasar mengurangi eksposur terhadap minyak.

Harga WTI juga telah mengalami kenaikan cukup besar sepanjang Oktober sehingga rentan terhadap aksi ambil untung. Dalam kondisi harga yang sudah berada pada level tinggi, kabar positif mengenai kemungkinan perdamaian dapat memicu penjualan, terutama ketika indikator teknikal menunjukkan pelemahan momentum kenaikan.

Dupoin Futures menilai bahwa arah WTI selanjutnya akan sangat bergantung pada keseimbangan antara risiko gangguan pasokan dan peluang meredanya konflik. Selain perkembangan hubungan Iran dan negara-negara di kawasan, keputusan produsen minyak mengenai tingkat produksi juga dapat memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan global.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat potensi koreksi WTI masih perlu diwaspadai setelah harga gagal menembus resistance dan menunjukkan sinyal pelemahan teknikal. Meski demikian, ketegangan geopolitik yang kembali meningkat dapat menopang harga dan membatasi penurunan. Karena itu, pelaku pasar perlu memantau perkembangan diplomasi, kebijakan produksi minyak, serta respons harga di zona resistance US$103,31–US$104,84 untuk menilai arah pergerakan berikutnya.

Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleInternational Support Excellence Award: Pengakuan TSG Atas Kolaborasi PLN NPC di Pasar Global
Next Article Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral
vritimes

Related Posts

Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral

November 6, 2026 12:51 pm

International Support Excellence Award: Pengakuan TSG Atas Kolaborasi PLN NPC di Pasar Global

November 6, 2026 12:09 pm

Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

November 5, 2026 2:13 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm79 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm50 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm45 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.