Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

Harga Minyak Pekan Depan Berpeluang Bullish, Risiko Pasokan Timur Tengah Jadi Sorotan

Bravy: Package Collective Tak Ingin Musik Terjebak dalam Kotak Genre, Hadirkan 26 Talent Dalam 1 Album

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Benarkah WA Coexistence Bisa Jadi Solusi Alternatif Pasca 1 Oktober?
Technology

Benarkah WA Coexistence Bisa Jadi Solusi Alternatif Pasca 1 Oktober?

vritimesBy vritimesOktober 27, 2026 2:06 pm003 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Mulai 1 Oktober 2026, perubahan tarif WhatsApp Business Platform/API membuat bisnis perlu mengevaluasi biaya komunikasi pelanggan. Balasan pesan yang sebelumnya gratis dalam jendela layanan pelanggan 24 jam kini dapat dikenai biaya Rp367 per pesan.

Artinya, jika bisnis memiliki setidaknya 10.000 balasan per bulan, bisnis perlu mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp3.670.000 per bulan untuk biaya operasional balasan agent kepada pelanggan.

Hal ini tentu membuat para pebisnis depresi dan mencari cara serta solusi yang bisa digunakan untuk menekan biaya operasional. Salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan WhatsApp Coexistence.

Apa Itu Coexistence? Apa Bedanya dengan WhatsApp API?

Penggunaan WhatsApp Cloud API dan Coexistence sama-sama bertujuan untuk mendapatkan fitur lanjutan seperti broadcast massal, chatbot, AI agent, integrasi CRM dan lainnya. Yang paling membedakan adalah metode integrasinya.

Untuk Cloud API, metode integrasinya membutuhkan nomor yang belum terdaftar di WhatsApp. Jadi, lebih dianjurkan langsung menggunakan nomor baru. Jika Anda ingin menggunakan nomor yang sudah Anda gunakan, Anda perlu menghapus nomor dari WhatsApp terlebih dahulu.

Sedangkan, WhatsApp Coexistence memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business App dan WhatsApp Cloud API pada nomor yang sama. Tanpa perlu menghapus nomor terlebih dahulu dan tetap bisa menggunakan nomor yang sudah digunakan.

Perbedaan lainnya, WhatsApp Coexistence memiliki kecepatan pengiriman pesan massal 20 pesan per detik, sedangkan Full API dapat mencapai 80 pesan per detik. Artinya, kapasitas pengiriman Coexistence bisa 4 kali lebih rendah, sehingga perlu dipertimbangkan oleh bisnis yang rutin mengirim pesan massal dalam volume besar.

Benarkah dengan Pakai WhatsApp Coexistence Jadi Gratis?

Menggunakan WhatsApp Coexistence tidak membuat seluruh komunikasi bisnis menjadi gratis. Balasan manual melalui WhatsApp Business App untuk saat ini tidak dikenakan biaya, sedangkan pesan yang dikirim melalui API tetap mengikuti ketentuan tarif yang berlaku.

Sebagai contoh, agen dapat membalas pertanyaan sederhana langsung melalui aplikasi. Sementara itu, chatbot dan AI Agent yang mengirim pesan melalui API tetap mengikuti skema penagihan terkait.

Walaupun saat ini untuk balasan dari aplikasi dengan metode coexistence itu gratis, bisa saja kedepannya Meta juga akan mengenakan biaya dan tarif seperti pada metode cloud API.

Vendor Resmi WhatsApp yang Support Coexistence

Barantum merupakan penyedia solusi CRM, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan sistem  Call Center di Indonesia. Sebagai salah satu penyedia WhatsApp Business API dan mitra resmi Meta, Barantum juga sudah mendukung metode Coexistence.

WhatsApp Coexistence Barantum memungkinkan Anda untuk menggunakan semua fitur WhatsApp API seperti broadcast, WhatsApp form, chatbot, AI agent, integrasi multi channel atau yang biasa disebut omnichannel.

Tidak hanya WhatsApp, Barantum Omnichannel memungkinkan Anda untuk mengelola saluran komunikasi lainnya seperti Facebook, Instagram, Telegram, Line, Livechat, Email, hingga telepon dalam satu platform.

Menurut Inne Rettiani, Sales Marketing Manager Rokue, penggunaan Barantum membantu meningkatkan layanan pelanggan dan mempercepat respons hingga 85%.

Barantum juga memiliki rating 4,9/5 berdasarkan lebih dari 1.300 ulasan Google Business, mencerminkan reputasi positifnya dalam menyediakan solusi komunikasi bisnis dan menjadikannya vendor CRM dan WhatsApp Business API dengan rating Google terbanyak di Indonesia.

Tentang Barantum.com

Barantum.com adalah penyedia solusi aplikasi all in one CRM yang mengintegrasikan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, call center software, dan WhatsApp Business API dalam satu platform. Barantum cocok digunakan untuk tim penjualan, pemasaran, customer service, call center, telemarketing, dan telesales di berbagai industri di Indonesia.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleDr. Dhiraj Kelly Sawlani Menjadi Pembicara pada Peluncuran Program Doktor Manajemen UBM
Next Article Sira Village Hadirkan Fashion Show dengan Konsep Sustainability melalui Labdanation Fashion Week Season III
vritimes

Related Posts

Bravy: Package Collective Tak Ingin Musik Terjebak dalam Kotak Genre, Hadirkan 26 Talent Dalam 1 Album

Oktober 27, 2026 2:28 pm

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat 231,99% per September 2026

Oktober 27, 2026 1:43 pm

Kolaborasi Telkom AI Center Padang dan Cybertech PNP Dorong Pengembangan Talenta Full-Stack Berbasis AI

Oktober 27, 2026 1:18 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm65 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm44 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm39 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.