Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

LRT Jabodebek Perkuat Profesionalisme Petugas untuk Dukung Keamanan Layanan

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding
Technology

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

vritimesBy vritimesOktober 26, 2026 1:25 pm005 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Binance memperluas akses terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk aktivitas perdagangan aset kripto. Pada Senin, 19 Oktober 2026, platform pertukaran kripto tersebut membuka layanan Binance AI Pro bagi seluruh pengguna sekaligus menghadirkan opsi gratis, setelah sebelumnya menjalankan layanan tersebut dalam tahap beta berbayar sejak Maret 2026.

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengubah ide trading yang ditulis menggunakan bahasa sehari-hari menjadi strategi perdagangan otomatis tanpa perlu memiliki kemampuan pemrograman. Pengguna cukup menjelaskan aset yang ingin diperdagangkan, kondisi pasar yang menjadi acuan, serta parameter dan batas risiko yang diinginkan. Sistem kemudian menyusun strategi dalam bentuk alur kerja visual yang dapat ditinjau dan disunting sebelum digunakan.

Mengutip laporan Unchained Crypto pada 19 Oktober 2026, Binance AI Pro tersedia melalui situs web dan aplikasi Binance tanpa memerlukan pendaftaran terpisah. Layanan ini mendukung strategi perdagangan di pasar spot dan kontrak berjangka USDS-M, meskipun ketersediaannya tetap mengikuti pembatasan wilayah yang berlaku.

Binance AI Pro Permudah Pembuatan Strategi Trading

Kehadiran Binance AI Pro menjadi bagian dari perkembangan pemanfaatan AI dalam industri aset digital. Jika sebelumnya teknologi AI banyak digunakan untuk merangkum informasi dan membantu analisis pasar, kini teknologi tersebut juga mulai dimanfaatkan untuk menyusun serta menjalankan strategi perdagangan.

Melalui Binance AI Pro, pengguna dapat menjelaskan pendekatan trading yang ingin diterapkan, termasuk aset kripto yang dipilih, kondisi yang memicu transaksi, dan batas risiko. AI kemudian menerjemahkan instruksi tersebut menjadi alur kerja yang bisa diperiksa dan disesuaikan oleh pengguna.

Fitur ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap pembuatan strategi trading yang sebelumnya kerap membutuhkan keterampilan teknis. Meski demikian, kemudahan penggunaan tidak serta-merta menjamin strategi yang dihasilkan akan memberikan keuntungan.

Binance menyatakan bahwa layanan tersebut dirancang agar pengguna tetap memiliki kendali dalam setiap tahapan. Strategi tidak akan dijalankan menggunakan dana sungguhan sebelum mendapatkan persetujuan pengguna.

Pengguna Bisa Menguji Strategi Sebelum Trading

Salah satu fitur utama Binance AI Pro adalah paper trading, yakni simulasi perdagangan menggunakan dana hipotetis. Melalui fitur ini, pengguna dapat mencoba strategi yang telah dibuat sebelum memutuskan untuk menerapkannya pada transaksi nyata.

Pengujian tersebut dapat membantu pengguna memahami bagaimana strategi bekerja berdasarkan kondisi yang disimulasikan. Namun, hasil simulasi tidak menjamin performa yang sama ketika strategi digunakan di pasar sesungguhnya, terutama karena harga aset kripto dapat berubah dengan cepat.

Binance juga menyediakan pemeriksaan terhadap kode yang dihasilkan AI. Akan tetapi, pemeriksaan ini hanya memastikan bahwa logika strategi dapat berjalan tanpa kesalahan teknis. Pemeriksaan tersebut tidak menilai profitabilitas, kualitas strategi, maupun potensi kinerjanya.

Dengan demikian, strategi yang lolos pemeriksaan teknis belum tentu efektif atau menguntungkan. Pengguna tetap perlu mengevaluasi asumsi yang digunakan, memahami risiko transaksi, dan tidak menjadikan keluaran AI sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan.

Binance membatasi setiap pengguna hingga maksimal 10 strategi secara keseluruhan. Batas tersebut mencakup strategi yang masih berupa simulasi, sudah dijalankan secara langsung, maupun hanya menghasilkan sinyal perdagangan.

Dana Trading Dipisahkan untuk Membatasi Risiko

Selain memperluas akses, Binance menerapkan sejumlah mekanisme pengendalian untuk membatasi kewenangan AI terhadap dana pengguna.

Strategi yang dijalankan menggunakan dana sungguhan memanfaatkan akun khusus bernama AI Strategy Account. Akun ini merupakan subakun yang terpisah dari saldo utama pengguna. Dana harus dipindahkan secara manual oleh pengguna ke akun tersebut sebelum strategi dapat mulai bertransaksi.

Binance menyatakan bahwa agen AI tidak memiliki kemampuan untuk mentransfer dana keluar ke alamat eksternal. Pengguna juga dapat menyetujui, menghentikan sementara, atau menonaktifkan strategi kapan saja.

Jika pengguna mengubah logika strategi, perubahan tersebut akan disimpan sebagai versi baru yang kembali membutuhkan persetujuan sebelum dijalankan. Mekanisme ini dimaksudkan agar perubahan strategi tidak langsung diterapkan tanpa sepengetahuan pengguna.

Meski demikian, pemisahan akun dan pembatasan akses bukan berarti risiko perdagangan sepenuhnya hilang. Strategi otomatis tetap dapat mengalami kerugian akibat pergerakan pasar yang tidak sesuai dengan asumsi awal.

Persaingan AI di Industri Investasi Semakin Ketat

Langkah Binance mencerminkan persaingan yang semakin berkembang dalam menghadirkan fitur AI untuk investor ritel. Platform keuangan mulai mengintegrasikan teknologi tersebut tidak hanya untuk menyajikan informasi, tetapi juga membantu pengguna membangun alur kerja investasi yang lebih otomatis.

Unchained Crypto juga menyoroti langkah Robinhood yang memperkenalkan agen trading berbasis AI pada akhir September 2026. Perkembangan ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam aktivitas perdagangan mulai menjadi salah satu area persaingan ant platform.

Namun, semakin besarnya kemampuan AI untuk menjalankan tindakan secara otomatis juga meningkatkan pentingnya transparansi, pembatasan akses, dan pemahaman pengguna terhadap risiko. Teknologi dapat membantu menyederhanakan proses, tetapi keputusan investasi tetap memerlukan pertimbangan yang matang.

Pantau Pergerakan Aset Investasi Bersama Nanovest

Perkembangan AI dalam trading menunjukkan bagaimana teknologi terus mengubah cara investor memantau dan mengakses pasar keuangan. Meski berbagai alat baru dapat membantu proses analisis, investor tetap perlu memahami karakteristik setiap aset, menyesuaikan keputusan dengan profil risiko, serta melakukan riset sebelum bertransaksi.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika tertarik mulai berinvestasi di saham AS atau mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengakses instrumen tersebut dalam satu aplikasi. Investor pemula juga dapat mulai berinvestasi dengan nominal mulai dari Rp5.000.

Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menyediakan perlindungan terhadap risiko kejahatan siber melalui Asuransi Sinarmas, sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai layanan Nanovest dapat diakses melalui situs resmi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSambut HUT ke-70, SUCOFINDO Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bantuan Air Bersih di Bali
Next Article BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang
vritimes

Related Posts

Setelah Masa Pemeliharaan Habis, Siapa yang Rawat Gedung Anda?

Oktober 26, 2026 12:44 pm

InPower ECO Action: Kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Jatigede dan Universitas Winaya Mukti Dalam Menjaga Kelestarian Alam

Oktober 26, 2026 11:42 am

Triwulan III 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,88 Persen

Oktober 24, 2026 8:39 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm65 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm44 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm39 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.