Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rayakan 12 Tahun, Waskita Beton Precast Hadirkan Berbagai Aksi Nyata melaluii Program TJSL

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Terkini»Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
Terkini

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

vritimesBy vritimesOktober 14, 2026 12:39 pm004 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Memiliki cicilan berarti sebagian penghasilan perlu dialokasikan secara rutin untuk memenuhi kewajiban pembayaran. Karena itu, pengelolaan keuangan perlu disesuaikan agar kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan cicilan tetap dapat berjalan beriringan.

Salah satu langkah awal adalah mengetahui jumlah seluruh cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Dengan begitu, kamu bisa melihat berapa bagian dari penghasilan yang sudah dialokasikan untuk kewajiban dan berapa dana yang masih tersedia untuk kebutuhan lainnya.

Hitung Total Cicilan Setiap Bulan

Sebelum mengatur pengeluaran, buat daftar seluruh cicilan yang sedang berjalan. Masukkan cicilan pinjaman, kartu kredit, atau kewajiban pembayaran lainnya yang perlu dibayarkan secara rutin.

Sebanyak 30% dari penghasilan bulanan menjadi salah satu acuan untuk menjaga total cicilan agar tidak melebihi kemampuan keuangan. Angka ini dapat digunakan sebagai referensi dalam mengevaluasi beban cicilan, bukan sebagai batas yang otomatis berlaku untuk setiap kondisi keuangan.

Misalnya, penghasilan bulanan Rp8 juta. Jika menggunakan acuan 30%, total cicilan yang perlu diperhatikan adalah sekitar Rp2,4 juta per bulan.

Namun, kemampuan membayar juga dipengaruhi oleh kebutuhan rutin, tanggungan, serta kondisi keuangan masing-masing. Karena itu, jangan hanya melihat nominal cicilan, tetapi pertimbangkan keseluruhan arus kas.

Pisahkan Cicilan dari Pengeluaran Rutin

Setelah mengetahui jumlah cicilan, pisahkan dana untuk membayar kewajiban tersebut dari pengeluaran sehari-hari.

Kamu bisa membagi penghasilan ke dalam beberapa kebutuhan, seperti:

– Cicilan dan kewajiban pembayaran

– Kebutuhan rumah tangga dan sehari-hari

– Tabungan atau dana darurat

– Kebutuhan pribadi dan hiburan

Pembagian ini tidak harus menggunakan persentase yang sama untuk setiap orang. Jumlah pengeluaran tetap berada dalam batas yang dapat ditanggung berdasarkan kondisi keuangan masing-masing.

Prioritaskan Pembayaran Tepat Waktu

Cicilan merupakan kewajiban yang perlu diperhitungkan dalam anggaran bulanan. Tentukan tanggal pembayaran dan sisihkan dananya sebelum digunakan untuk kebutuhan lain.

Pembayaran tepat waktu juga membantu menghindari konsekuensi yang tercantum dalam perjanjian pinjaman, seperti denda keterlambatan jika memang berlaku.

Agar lebih mudah, kamu dapat menggunakan pengingat kalender atau mengatur pembayaran sesuai fasilitas yang tersedia pada produk pinjaman.

Jangan Menutup Cicilan dengan Pinjaman Baru

Ketika pengeluaran meningkat, mengambil pinjaman baru untuk membayar cicilan yang sedang berjalan dapat membuat jumlah kewajiban semakin sulit dikendalikan.

Hindari pola “gali lubang tutup lubang”, yaitu membayar pinjaman dengan pinjaman baru.

Jika kondisi keuangan mulai terbebani cicilan, evaluasi kembali pengeluaran dan kemampuan membayar sebelum mengambil kewajiban baru.

Perhatikan Total Biaya Pinjaman

Jangan hanya melihat nominal dana yang diterima atau besarnya cicilan bulanan. Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan juga bunga, provisi, biaya layanan, denda jika ada, tenor, dan total kewajiban pembayaran.

Informasi tersebut dapat membantu memberikan gambaran mengenai biaya yang perlu ditanggung selama masa pinjaman. Pastikan seluruh komponen biaya dan mekanisme pembayaran tercantum dalam informasi produk serta perjanjian.

Sisakan Dana untuk Kondisi Tidak Terduga

Mengatur keuangan saat punya cicilan bukan berarti seluruh penghasilan digunakan untuk membayar utang. Tetap sisihkan dana untuk kebutuhan yang tidak terduga.

Dana darurat dapat membantu ketika terjadi pengeluaran mendadak atau perubahan kondisi pemasukan. Besarnya dana yang perlu disiapkan dapat disesuaikan dengan pengeluaran rutin, tanggungan, dan kondisi masing-masing.

Jika penghasilan berubah setiap bulan, seperti pada freelancer atau pekerja dengan pendapatan tidak tetap, evaluasi anggaran secara berkala agar cicilan tetap dapat dibayarkan ketika pemasukan sedang turun.

Pertimbangkan Kembali Sebelum Mengajukan Pinjaman Baru

Sebelum menambah cicilan, hitung kembali seluruh kewajiban yang sedang berjalan. Periksa apakah cicilan baru masih dapat dibayar setelah kebutuhan rutin dan kewajiban lainnya diperhitungkan.

Riwayat pembayaran juga perlu diperhatikan. Informasi mengenai fasilitas kredit yang dilaporkan ke SLIK dapat menjadi salah satu informasi yang digunakan dalam proses penilaian kredit. Karena itu, menjaga pembayaran tetap sesuai perjanjian menjadi bagian dari pengelolaan pinjaman.

Pinjaman Online dari Bank untuk Kebutuhan yang Terencana

Istilah pinjaman online dari bank dapat merujuk pada fasilitas pinjaman yang diajukan secara digital melalui aplikasi bank. Berbeda dengan fintech lending, pengajuan pinjaman melalui bank merupakan bagian dari layanan perbankan yang diberikan oleh bank sesuai produk dan ketentuan yang berlaku.

Salah satu fasilitas yang dapat digunakan nasabah untuk mengajukan pinjaman secara digital adalah Neo Pinjam. Neo Pinjam di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan dari Bank Neo Commerce yang dapat diajukan melalui aplikasi neobank, dengan limit hingga Rp100 juta dan tenor hingga 12 bulan.

Sebelum mengajukan pinjaman neobank, pastikan membaca informasi produk, memahami bunga dan biaya, serta memilih jumlah dan tenor yang sesuai dengan kemampuan membayar.

***

Fitur, limit, bunga, tenor, biaya, persyaratan, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. Pengajuan dan persetujuan pinjaman mengikuti hasil penilaian kelayakan kredit dan ketentuan yang berlaku.

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan kamu memahami kewajiban pembayaran sebelum mengajukan fasilitas kredit.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBank Raya Gelar RUPSLB 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan
Next Article Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”
vritimes

Related Posts

Rayakan 12 Tahun, Waskita Beton Precast Hadirkan Berbagai Aksi Nyata melaluii Program TJSL

Oktober 15, 2026 2:55 pm

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Oktober 15, 2026 2:48 pm

Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

Oktober 15, 2026 2:40 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm40 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm34 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm28 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.