Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan

Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7

Software Distributor: 5 Kebocoran Margin yang Tak Terlihat di Laporan Manual

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»NFP Jadi Penentu Harga Emas, Dupoin Futures Pantau Level 4.236
Technology

NFP Jadi Penentu Harga Emas, Dupoin Futures Pantau Level 4.236

vritimesBy vritimesOktober 8, 2026 7:08 am004 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Harga emas masih menghadapi tekanan menjelang perdagangan pekan depan setelah XAUUSD mengalami pelemahan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren bearish pada timeframe H4 masih cukup signifikan. Dupoin Futures melihat peluang pelemahan masih terbuka apabila harga gagal membentuk pemulihan yang kuat dan kembali mendapatkan rejection di area Fibonacci 61,8%.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa area Fibonacci 61,8% di level 4.236 dapat menjadi zona penting untuk mengamati potensi pergerakan harga emas pekan depan. Dalam analisis Dupoin Futures, level tersebut sekaligus merupakan area Golden Ratio yang berpotensi menjadi resistance dalam skenario koreksi. Apabila harga emas naik menuju 4.236 kemudian kembali mengalami rejection, Dupoin Futures melihat peluang XAUUSD melanjutkan tren bearish menuju support terdekat di 4.110.

Dengan struktur tersebut, Dupoin Futures menilai area 4.236 menjadi level yang perlu dicermati apabila terjadi rebound pada awal pekan. Rejection di area tersebut dapat menjadi konfirmasi tambahan bagi kelanjutan tekanan jual. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus dan mempertahankan pergerakan di atas 4.236, skenario bearish yang disampaikan Dupoin Futures perlu dievaluasi kembali karena momentum pemulihan dapat menjadi lebih kuat.

Dari sisi fundamental, pasar emas pekan depan akan sangat dipengaruhi oleh data tenaga kerja Amerika Serikat, terutama Nonfarm Payrolls atau NFP. Data ketenagakerjaan menjadi penting karena dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve dan pergerakan dolar AS serta Treasury yield.

Menurut Dupoin Futures, NFP yang menunjukkan perlambatan pasar tenaga kerja berpotensi memberikan ruang bagi emas untuk mengalami recovery. Apabila pertumbuhan lapangan kerja berada di bawah ekspektasi dan disertai kenaikan unemployment rate atau perlambatan pertumbuhan upah, tekanan terhadap dolar AS dan yield Treasury berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dapat menjadi katalis positif bagi XAUUSD.

Namun, Dupoin Futures juga mencermati bahwa kondisi pasar saat ini masih menjadi tantangan bagi emas. Reuters melaporkan harga emas turun sekitar 0,6% menjadi US$4.154,78 per troy ounce pada Jumat dan berada di jalur penurunan lebih dari 3% sepanjang pekan. Penguatan dolar AS dan kenaikan Treasury yield menjadi faktor utama yang menekan emas menjelang data payrolls.

Yield Treasury 10 tahun bahkan sempat mencapai 5,344%, level tertinggi sejak 2002, sebelum turun kembali ke sekitar 5,25%. Pada saat yang sama, indeks dolar AS berada di sekitar 102 dan mencapai level tertinggi dalam 17 bulan. Bagi Dupoin Futures, kombinasi yield tinggi dan dolar yang kuat menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena keduanya dapat membatasi ruang penguatan emas.

Karena itu, Dupoin Futures melihat data NFP sebagai salah satu katalis utama untuk menentukan apakah emas mampu melakukan recovery atau kembali melanjutkan tren bearish. NFP yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat dolar dan yield sehingga menambah tekanan terhadap XAUUSD. Sebaliknya, data tenaga kerja yang lebih lemah dapat membuka ruang bagi penurunan yield dan rebound emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai struktur H4 masih menunjukkan tren bearish yang dominan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas pekan depan berpotensi melakukan koreksi terlebih dahulu menuju area 4.236. Apabila terjadi rejection di level Fibonacci 61,8% tersebut, XAUUSD berpotensi kembali bergerak turun menuju support 4.110.

Dengan demikian, prediksi harga emas pekan depan menurut Dupoin Futures masih mengarah pada potensi pelemahan dengan area 4.236 sebagai zona penting untuk mengamati rejection dan 4.110 sebagai support yang perlu diperhatikan. Pergerakan dolar AS, Treasury yield, serta hasil NFP akan menjadi faktor utama yang dapat menentukan kelanjutan tren XAUUSD.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES 
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSistem Pintu Sliding Tingkatkan Efisiensi Operasional Gudang dan Area Industri
Next Article Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis
vritimes

Related Posts

Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7

Oktober 8, 2026 9:21 am

Software Distributor: 5 Kebocoran Margin yang Tak Terlihat di Laporan Manual

Oktober 8, 2026 8:39 am

Di Era AI, Generasi Muda Perlu Lebih dari Sekadar Kemampuan Teknis

Oktober 8, 2026 7:53 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm31 Views

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm29 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm25 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.