JAKARTA — RANS Entertainment resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) untuk menyiarkan ajang olahraga bergengsi Asian Games 2026. Pesta olahraga Asia tersebut dijadwalkan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 10 September hingga 4 Oktober 2026.
Melalui kolaborasi ini, seluruh tayangan pertandingan dan perjuangan para atlet Indonesia dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air melalui siaran terestrial TVRI dan kanal YouTube RANS Entertainment.
Perwakilan RANS Entertainment, Nagita Slavina (Mbak Gigi), menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kesempatan untuk terlibat dalam penyiaran event olahraga terbesar di Asia ini. RANS Entertainment menegaskan bahwa kolaborasi bersama TVRI bertujuan menghadirkan tayangan Asian Games secara cuma-cuma dari Sabang sampai Merauke.
Nagita mengungkapkan bahwa keterlibatan platform YouTube RANS Entertainment memungkinkan masyarakat memberikan dukungan secara langsung melalui kolom komentar dan jumlah penonton (viewers) yang terlihat langsung oleh masyarakat dan para atlet. Penyiaran ini diharapkan menjadi wadah nonton bareng (nobar) serta menjadi sarana pemersatu bangsa untuk mendukung atlet kontingen Indonesia.
Pihak TVRI menyambut hangat kepercayaan yang diberikan oleh RANS Entertainment selaku pihak yang memiliki hak siar resmi untuk wilayah Asia. Jangkauan Siaran Luas (Coverage): TVRI mengonfirmasi bahwa siaran terestrialnya saat ini telah mencakup 77,09% wilayah Indonesia. Jangkauan ini memastikan keluarga para atlet maupun masyarakat di daerah pelosok yang minim akses internet tetap dapat menyaksikan pertandingan.
Rekam Jejak Penyiaran: TVRI menegaskan kesiapannya berkaca dari kesuksesan menjadi official broadcaster Piala Dunia 2026 yang lalu, di mana TVRI berhasil mencatatkan rating tertinggi mencapai 48% tanpa isu teknis.
Program Khusus & Sisi Humanis: Selain menyiarkan pertandingan utama, TVRI menyiapkan program-program berita khusus seperti story behind the process, kisah perjuangan atlet, suasana di locker room, serta peran pemerintah dalam memfasilitasi kontingen.
Pihak TVRI juga menyoroti potensi dampak ekonomi dan kebudayaan masyarakat dari penyiaran acara olahraga secara gratis, Sama halnya dengan penyiaran Piala Dunia lalu yang berhasil menginisiasi lebih dari 400.000 titik nonton bareng (nobar), TVRI dan RANS Entertainment juga akan menggelar berbagai aktivasi offline.
Pemberdayaan UMKM: Pada ajang sebelumnya, program nobar melibatkan nyaris 400.000 UMKM serta lebih dari 1,1 juta tenaga kerja (mulai dari komunitas non-komersial hingga event organizer komersial). Berdasarkan kajian Kadin Indonesia, model penyiaran inklusif yang disertai kegiatan nobar seperti ini terbukti mampu memberikan dampak ekonomi bagi publik hingga nyaris Rp5,2 Triliun.
