Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Легкий старт с kraken darknet: безопасное подключение и работа

Wajib Tahu: Peringati HUT ke-5 di Balai Kota DKI, AsMEN Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Nasional Secara Detail

Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion
Technology

Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

vritimesBy vritimesSeptember 3, 2026 8:22 pm023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menekankan pentingnya memperkuat keterlibatan strategis India dan Indonesia melalui BRICS menjelang penyelenggaraan KTT BRICS ke-18. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi yang digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Senin (31/8/2026).

Duta Besar Chakravorty menghadiri IIFA Discussion Series ke-10 bertajuk “BRICS in a Fragmented World: How India and Indonesia Can Ensure Strategic Engagement and Foster Practical Cooperation” yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Foreign Affairs (IIFA) di UIII. Diskusi tersebut menjadi forum pengantar menjelang KTT BRICS yang akan diselenggarakan di India tahun ini.

Dalam sambutannya, Duta Besar Chakravorty menyoroti pentingnya diskusi tersebut di tengah persiapan India sebagai tuan rumah KTT BRICS ke-18, terutama ketika tatanan global menghadapi fragmentasi dan ketidakpastian geopolitik yang semakin meningkat.

Duta Besar Chakravorty juga menyampaikan apresiasinya kepada UIII yang telah menjadi tuan rumah diskusi tersebut. Ia menekankan pentingnya mempertemukan pembuat kebijakan, diplomat dan akademisi dari kedua negara untuk membahas bagaimana India dan Indonesia dapat bekerja sama dalam kerangka BRICS.

Membahas Peran India dan Indonesia dalam BRICS

Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah perwakilan penting dari India dan Indonesia, termasuk BRICS Sherpa India sekaligus Secretary (Economic Relations) Shri Sudhakar Dalela, Tri Tharyat dan Tri Purnajaya dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dr. Teguh Yudo Wicaksono dari UIII, serta Dr. Samir Saran, President of Observer Research Foundation (ORF) India.

Forum tersebut membahas bagaimana India dan Indonesia dapat memanfaatkan posisi bersama mereka di BRICS untuk memperkuat keterlibatan strategis sekaligus mengembangkan berbagai bidang kerja sama yang bersifat praktis.

Duta Besar Chakravorty menilai diskusi tersebut berlangsung pada momentum penting bagi BRICS, seiring dengan terus berkembangnya kelompok tersebut di tengah perubahan lanskap ekonomi dan geopolitik global. Bagi India dan Indonesia, BRICS menjadi platform tambahan untuk mendorong kepentingan bersama sekaligus memperkuat kerja sama yang lebih luas di antara negara-negara Global South.

Diskusi juga mengeksplorasi sejumlah bidang yang memiliki potensi kuat untuk kerja sama India-Indonesia, termasuk kesehatan, mineral kritis, material tanah jarang, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok yang tangguh.

Bidang-bidang tersebut mencerminkan kesamaan prioritas pembangunan kedua negara dan dapat membuka peluang untuk menerjemahkan keterlibatan strategis menjadi kerja sama yang lebih konkret.

BRICS sebagai Platform bagi Kerja Sama Global South

Salah satu pesan utama yang muncul dalam diskusi adalah bahwa BRICS tidak semestinya dipahami semata-mata sebagai sebuah blok atau instrumen bagi negara-negara untuk memilih pihak di tengah persaingan geopolitik global.

Sebaliknya, BRICS dapat menjadi ruang bagi negara-negara Global South untuk memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk norma internasional serta menjawab berbagai tantangan pembangunan bersama.

Diskusi tersebut juga menyoroti potensi India dan Indonesia untuk berkontribusi pada agenda BRICS yang lebih praktis dan inklusif, khususnya melalui kerja sama yang didasarkan pada prioritas pembangunan dan industrialisasi masing-masing negara.

Dr. Philips Vermonte, Dekan Political Science UIII, merangkum agenda yang lebih luas bagi India dan Indonesia melalui tiga prioritas, yakni Diversifikasi Pilihan, Agenda Pembangunan dan Transformasi Digital.

Bagi Duta Besar Chakravorty, diskusi di UIII menjadi kesempatan untuk membawa perspektif India dan Indonesia ke dalam percakapan yang lebih luas mengenai BRICS serta mengeksplorasi bagaimana kedua negara dapat membangun keterlibatan strategis yang lebih kuat di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.

IIFA Discussion Series ke-10 mempertemukan pembicara dan peserta dari kedua negara untuk membahas bagaimana BRICS dapat menjadi platform bagi kerja sama praktis, sekaligus memperkuat suara dan peran negara-negara berkembang dalam urusan global.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKAI Logistik Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026, Angkutan Peti Kemas Tumbuh Tertinggi
Next Article Marianna Resort Hadirkan “Pesta Rakyat Marianna 2026” Meriahkan Semangat Kemerdekaan di Samosir
vritimes

Related Posts

Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran

Oktober 20, 2026 8:10 pm

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Oktober 20, 2026 7:57 pm

MiiTel Phone Kini Dilengkapi Fitur Auto Answer Calls, Sederhanakan Operasional Call Center

Oktober 20, 2026 7:43 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm54 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm40 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm34 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.