Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kolaborasi Bersama HRI Team Management, IPCC Turut Mendukung Distribusi Unit Kendaraan Balap ke Mandalika Festival of Speed 2026

BRI Finance Perkuat Strategi Bisnis di Tengah Penyesuaian Proyeksi Pertumbuhan Industri Multifinance

BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin dan Syukuran Gedung Kerja Baru

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Technology»Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan
Technology

Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

vritimesBy vritimesAgustus 30, 2026 7:35 pm023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Dari perjalanan, operasional, hingga kebiasaan pengguna.

Kebutuhan mobilitas masyarakat terus berkembang seiring dengan aktivitas perkotaan yang semakin beragam. Semakin banyak orang yang perlu berpindah dari satu tempat ke tempat lain, semakin besar pula kebutuhan terhadap transportasi yang mampu melayani mobilitas sekaligus memperhatikan lingkungan.

Di tengah kebutuhan tersebut, transportasi publik memiliki peran yang semakin penting. Bukan hanya sebagai sarana perjalanan, tetapi juga sebagai bagian dari membangun mobilisasi perkotaan yang lebih berkelanjutan.

LRT Jabodebek menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Sebagai transportasi publik yang seluruh rangkaiannya menggunakan tenaga listrik, LRT Jabodebek juga menghadirkan perjalanan dengan jejak karbon yang lebih rendah. Namun, keberlanjutan tidak berhenti pada kereta. Dalam operasionalnya sehari-hari, terdapat pengelolaan energi, gedung, air, hingga fasilitas yang mendorong pengguna ikut menerapkan kebiasaan ramah lingkungan.

Mobilitas dengan Jejak Karbon Lebih Rendah

Seluruh rangkaian LRT Jabodebek menggunakan tenaga listrik. Berdasarkan penelitian dari Ametis Institute, perjalanan menggunakan LRT Jabodebek menghasilkan rata-rata 15 gram CO₂e per orang per kilometer.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sepeda motor konvensional berkapasitas di bawah 250 cc sebesar 37 gram, mobil listrik sebesar 33 gram, serta mobil konvensional berkapasitas 1.000–2.000 cc sebesar 31 gram CO₂e per orang per kilometer.

Data tersebut menunjukkan bahwa pilihan moda transportasi turut menentukan besarnya jejak karbon dari aktivitas perjalanan. Ini hanyalah salah satu bagian dari upaya tersebut.

Energi Bersih di Balik Operasional

Keberlanjutan juga diterapkan pada fasilitas yang mendukung kegiatan LRT Jabodebek.

Gedung Divisi LRT Jabodebek menerapkan konsep Ramah Lingkungan. Pemanfaatan energi terbarukan juga dilakukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 60 kWp yang terpasang di atap Gedung Divisi LRT Jabodebek. Energi surya tersebut mampu menghemat penggunaan listrik hingga 15%.

Hal ini merupakan upaya menjaga lingkungan dari fasilitas yang menopang operasionalnya.

Air yang Diolah dan Digunakan Kembali

Selain itu, terdapay proses operasional yang tidak terlihat oleh pengguna, namun memiliki peran dalam penggunaan sumber daya.

Dalam proses pencucian kereta, LRT Jabodebek menggunakan Automatic Train Washing Plant (ATWP) yang terintegrasi dengan Water Treatment Plant (WTP). Air bekas pencucian tidak langsung dibuang, melainkan diolah melalui proses pemisahan lumpur dan oli, dan penyaringan, sebelum sebagian digunakan kembali. Selebihnya dialirkan ke lingkungan, dengan penyesuaian pH / tingkat keasaman agar tidak merusak lingkungan.

Satu rangkaian kereta membutuhkan sekitar 973 liter air untuk sekali pencucian. Dari jumlah tersebut, sekitar 309 liter atau hampir sepertiganya berasal dari air hasil daur ulang.

Sepanjang Semester I 2026, penggunaan air hasil daur ulang tersebut telah menggantikan kebutuhan sekitar 293.859 liter air bersih.

Pengelolaan tersebut menjadi contoh bahwa keberlanjutan juga dapat dilakukan melalui hal-hal yang berlangsung di balik layar. Air yang telah digunakan tidak langsung menjadi limbah, tetapi diolah dan dimanfaatkan kembali untuk mengurangi kebutuhan air bersih.

Pengguna Juga Menjadi Bagian

Ekosistem transportasi berkelanjutan tidak akan lengkap tanpa keterlibatan pengguna.

LRT Jabodebek menyediakan water station gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk mengisi ulang air minum dengan membawa botol atau wadah minum pribadi.

Fasilitas sederhana ini menjadi bagian dari upaya mendorong kebiasaan menggunakan kembali wadah minum sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Dengan demikian, keberlanjutan tidak hanya menjadi tanggung jawab operator. Pengguna pun dapat mengambil bagian melalui pilihan dan kebiasaan sederhana selama menggunakan transportasi publik.

Keseluruhan upaya tersebut membentuk satu ekosistem yang saling terhubung.

Transportasi perkotaan untuk masa depan tidak hanya tentang bagaimana masyarakat bergerak, tapi juga tentang bagaimana perjalanan, operasional, dan kebiasaan di dalamnya dapat berjalan dengan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBantu Arah Karier Talenta Digital: Telkom AI Center Bali Hadirkan Webinar “Finding Your Career Path in Minutes with AI”
Next Article Semarak Kemerdekaan, Pekerja BRI Region 6 Tampil dalam Balutan Baju Adat dan Wastra Nusantara
vritimes

Related Posts

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Oktober 22, 2026 1:21 pm

Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang

Oktober 22, 2026 12:33 pm

Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

Oktober 22, 2026 12:05 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm54 Views
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm40 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm34 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.