Close Menu
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

Facebook X (Twitter) Instagram
asiapost.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
asiapost.id
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media
You are at:Home»Terkini»AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar
Terkini

AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI Inovatif Sesuai Kebutuhan Pasar

vritimesBy vritimesJuli 28, 2026 2:01 pm022 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

AI Connect Innovation Lab mengajak peserta memahami validasi pasar, analisis kompetitor, hingga strategi positioning agar produk AI yang dikembangkan lebih relevan dengan kebutuhan pengguna dan siap bersaing.

Telkom AI Connect Makassar kembali menggelar sesi AI Connect Innovation Lab secara daring melalui Zoom pada Sabtu (18/7). Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Risal, Strategic Research Consultant sekaligus Managing Director Humannext.

Melalui sesi bertajuk Identifying Market Opportunities & Positioning Your AI Product, peserta diajak memahami pentingnya memvalidasi aspek bisnis sebelum mengembangkan produk AI. Dalam pemaparannya, Risal menekankan bahwa membangun produk AI tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan teknis. Menurutnya, banyak founder pemula masih kesulitan membedakan asumsi dengan data pasar, sehingga positioning yang dibangun belum benar-benar tervalidasi oleh kebutuhan pengguna.

“Validasi ke user itu tidak ada jalan pintas, ketimbang terus-menerus membangun produk di balik meja tanpa pernah mengobrol dengan usernya,” ujar Risal.

Selain membahas pentingnya validasi pengguna, Risal juga memperkenalkan empat kategori masalah yang layak diselesaikan, yaitu unworkable, unavoidable, urgent, dan underserved. Peserta turut mempelajari pendekatan market sizing melalui kerangka TAM-SAM-SOM, karakteristik pasar AI, serta teknik competitive analysis untuk membangun positioning produk yang lebih tepat dan memiliki nilai pembeda.

Enam proyek AI karya peserta turut dibedah dalam sesi diskusi interaktif. Proyek tersebut meliputi EksporIn (platform AI untuk ekspor UMKM); Agrivision AI (prediksi distribusi pupuk bersubsidi); AspiraAI (pengaduan masyarakat berbasis voice-to-text); T-Save (verifikasi obat berbasis blockchain dan AI); FitCheck AI (rekomendasi outfit berbasis computer vision); serta Growmate (manajemen bisnis F&B berbasis AI). Masing-masing tim memperoleh masukan langsung terkait validasi masalah, segmentasi customer dan user, serta strategi go-to-market yang sesuai dengan karakteristik industrinya.

Melalui program AI Connect Innovation Lab, Telkom AI Connect terus berkomitmen memperkuat kapasitas talenta digital muda Makassar, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis membangun produk, tetapi juga pemahaman bisnis untuk membawa solusi berbasis AI agar lebih relevan dan kompetitif di pasar, sebagai bagian dari sinergi dan kolaborasi di lingkungan Telkom Group .

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePerkuat Tata Air, WSBP Suplai Spun Pile dan Beton Readymix Kurangi Banjir
Next Article LRT Jabodebek Ubah Stasiun Menjadi Ruang Publik, Music on Track Hadirkan Pengalaman Baru bagi Pengguna
vritimes

Related Posts

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

September 21, 2026 11:23 am

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

September 21, 2026 11:21 am

PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

September 21, 2026 11:21 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts
8.9

Signs of Endometriosis: What are Common and Surprising Symptoms?

Januari 15, 2021 3:55 pm29 Views

Wajib Tahu: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati Secara Detail

September 9, 2026 6:13 pm25 Views
8.9

How the Science of Happiness is Helping Student Mental Health

Januari 15, 2021 3:54 pm23 Views
© 2026 asiapost. Designed by asiapost.
  • Beranda
  • Asia
  • Internasional
  • Nasional
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Technology
  • Trending
  • Fitness
  • Food & Diet
  • Big Media

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.